SURABAYA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah haji. Salah satunya dengan menghadirkan inovasi Seamless Corridor saat menerima kedatangan jamaah haji yang kembali ke tanah air melalui Debarkasi Surabaya pada pada Senin (01/06/2026) di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Hal itu disampaikan Kakanwil Ditjenim Jatim, Novianto Sulastono saat menyambut kedatangan kloter pertama asal Kabupaten Probolinggo di Gedung Musdalifah Asrama Haji. “Kami berupaya memastikan pelayanan keimigrasian bagi jemaah haji dapat berjalan optimal. Melalui inovasi ini, proses pemeriksaan menjadi lebih cepat tanpa mengurangi ketelitian sekaligus memberikan kenyamanan bagi jemaah setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi,” ungkapnya.
Kakanwil juga menyampaikan bahwa Seamless Corridor merupakan bentuk nyata transformasi digital Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat dan transparan berbasis digital. “ini merupakan implementasi dari Perintah Harian Direktur jenderal Imigrasi Bapak Hendarsam Marantoko.” terangnya
Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa menyampaikan apresiasinya terhadap penerapan Seamless Corridor. “Seamless Corridor ini sangat membantu mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian sehingga para jemaah bisa lebih nyaman dan segera berkumpul kembali bersama keluarga. Ini menjadi langkah baik dalam pelayanan publik yang semakin modern dan efektif,” ujarnya.
Untuk diketahui kegiatan diawali dengan kedatangan pesawat Saudi Arabian Airlines nomor penerbangan SV5214 rute Jeddah–Surabaya melalui Bandara Internasional Juanda. Setelah pesawat mendarat dan pemeriksaan terhadap awak pesawat selesai dilaksanakan, seluruh jemaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo untuk mengikuti rangkaian proses debarkasi dan pemeriksaan keimigrasian.
Sebanyak 378 jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo yang terdiri dari 186 laki-laki dan 192 perempuan menjalani pemeriksaan keimigrasian setibanya di Asrama Haji. Pemeriksaan dilakukan menggunakan inovasi Seamless Corridor sebagai bagian dari transformasi digital layanan keimigrasian, dengan 248 jemaah atau 65,6 persen berhasil melalui pemeriksaan tersebut, sementara 130 jemaah lainnya dilakukan pemeriksaan manual sesuai prosedur.
Dalam penyambutan tersebut, selain Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir pula Kakanwil Kementerian Haji Jawa Timur, Mohammad As'adul Anam, Direktur Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian, Chicco Ahmad Muttaqin, Kakanimsus Surabaya, Agus Winarto, serta unsur PPIH dan instansi terkait lainnya.
