
PONOROGO – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Semester I Tahun 2026 di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo, Kamis (16/07/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan capaian kinerja satuan kerja berjalan sesuai target guna peningkatkan kualitas pelayanan.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Darori, menyampaikan ada beberapa fokus evaluasi, meliputi pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pengelolaan barang milik negara (BMN), reformasi birokrasi (RB), pengelolaan keuangan, serta kehumasan. “Evaluasi ini bukan hanya untuk melihat capaian, tetapi juga mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan agar kinerja organisasi semakin optimal,” ujarnya.
Pada aspek SDM, Darori menekankan pentingnya penguatan kapasitas operator, percepatan proses administrasi kepegawaian seperti kenaikan gaji berkala (KGB) dan kenaikan pangkat, serta respons yang cepat terhadap layanan persuratan.

Sementara pada bidang pengelolaan BMN, perhatian diberikan pada tata kelola aset yang akuntabel, pengamanan BMN, serta penguatan fungsi pengawasan dan pengendalian.
Di bidang reformasi birokrasi, Kanwil mendorong adanya sistem penghargaan bagi satuan kerja yang menunjukkan kinerja terbaik berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.
Untuk pengelolaan keuangan, salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Begitupun dengan kehumasan, dimana memiliki peran strategis dalam membangun citra organisasi sekaligus menjadi sarana komunikasi publik.
Sementara itu, Kepala Seksi Teknologi Informasi, Komunikasi, dan Keimigrasian (Tikim) Kanim Ponorogo, Harry, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monitoring dan evaluasi tersebut. Menurutnya, forum ini menjadi wadah yang baik untuk menyampaikan berbagai masukan dalam penyempurnaan sistem penilaian kinerja.
