SURABAYA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur gencar mempublikasikan semangat “Imigrasi untuk Rakyat”. Salah satunya diwujudkan melalui talkshow Ruang Publik yang digelar di Studio 1 TVRI Jawa Timur, Surabaya, Senin (29/06/2026).
Talkshow tersebut menghadirkan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali. Hadir menyambut Kakanwil yaitu Kepala LPP TVRI Stasiun Jawa Timur, Syalom Salombe.
Dalam dialog tersebut, Novianto menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas keimigrasian tidak dapat dicapai oleh satu instansi saja. "Tidak ada instansi yang super, yang ada superteam," ujarnya. Menurutnya, Jawa Timur memiliki tantangan besar dalam pengawasan keimigrasian dengan sejumlah Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) yang tersebar di Jawa Timur, termasuk bandara internasional yang melayani sekitar 20 hingga 24 penerbangan internasional setiap hari. Karena itu, sinergi antarlembaga, termasuk Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora), perlu terus diperkuat untuk meminimalkan berbagai potensi pelanggaran.
Selain pengawasan, Imigrasi Jawa Timur juga terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Edukasi keimigrasian kini diberikan hingga tingkat sekolah dasar, sementara layanan paspor bagi pemohon yang sedang dirawat di rumah sakit tetap dapat dilakukan melalui layanan jemput bola dengan persyaratan tertentu. Bahkan, pelayanan pada malam hari juga pernah dilakukan demi memastikan masyarakat tetap memperoleh hak atas layanan keimigrasian.
Novianto juga mengingatkan tiga hal penting kepada masyarakat, yakni mengurus paspor secara mandiri melalui aplikasi M-Paspor dan unit layanan resmi, mewaspadai praktik tindak pidana perdagangan orang yang kerap menyasar masyarakat desa melalui tawaran bekerja di luar negeri secara ilegal, serta berperan aktif melaporkan dugaan pelanggaran keimigrasian kepada Imigrasi maupun aparat penegak hukum.
Ia turut memperkenalkan sejumlah inovasi pelayanan Digiyal, seperti aplikasi De Imej hasil kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memuat informasi keimigrasian dan destinasi wisata, penggunaan autogate di bandara untuk mempercepat pemeriksaan paspor, serta layanan Seamless Corridor bagi jemaah haji yang memungkinkan pemeriksaan keimigrasian dilakukan melalui pemindaian wajah.
