SIDOARJO – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, didampingi Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, Mangatur Hadi, melaksanakan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan layanan Makkah Route di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda pada Senin (27/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dalam memastikan seluruh proses pelayanan bagi jemaah haji Embarkasi Surabaya berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Peninjauan difokuskan pada kesiapan layanan keimigrasian serta alur pemeriksaan yang diterapkan kepada para jemaah.
Dalam pelaksanaannya, proses clearance keimigrasian oleh petugas Imigrasi Indonesia telah dilakukan di Asrama Haji Surabaya, sementara pemeriksaan oleh petugas Imigrasi Arab Saudi dilaksanakan di Bandara Juanda melalui skema layanan Makkah Route. Dengan sistem ini, para jemaah haji tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan keimigrasian setibanya di Arab Saudi, sehingga dapat langsung melanjutkan perjalanan ibadah.
Pada layanan tersebut, Imigrasi Arab Saudi menyiapkan 10 konter pemeriksaan dengan dukungan 40 petugas yang terbagi dalam tiga shift pelayanan. Program Makkah Route sendiri telah diterapkan di Surabaya sejak tahun 2024 dan terus menunjukkan efektivitas dalam mempercepat proses keberangkatan jemaah.
“Kami ingin memastikan seluruh proses layanan Makkah Route berjalan optimal, sehingga jemaah haji dapat merasakan kemudahan, percepatan layanan, serta kenyamanan sejak dari tanah air. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang tertib dan berkualitas,” ujar Kakanwil.
Secara umum, pelaksanaan layanan Makkah Route di Bandara Juanda berjalan dengan tertib dan lancar. Kehadiran Kanwil Ditjenim Jawa Timur dalam peninjauan ini menjadi bentuk dukungan nyata dalam memastikan pelayanan keimigrasian bagi jemaah haji semakin optimal, cepat, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh calon jamaah.
