
SURABAYA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur menghadiri kegiatan penyambutan kedatangan jemaah haji Kloter terakhir Debarkasi Surabaya (SUB 116) Tahun 1447 H/2026 M yang dilaksanakan di Asrama Haji Surabaya pada Rabu (01/07/2026).
Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya tahun ini. Dalam kegiatan tersebut, Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur diwakili oleh Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian (Dokjalintaltuskim), Mangatur Hadi.
Kegiatan penyambutan turut dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Gubernur Jawa Timur, serta unsur pemerintah dan instansi terkait lainnya. Penyambutan Kloter SUB 116 sebanyak 379 Jamaah menjadi momentum penting dalam menandai berakhirnya seluruh rangkaian pelayanan dan pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Surabaya. Pelaksanaan operasional haji tahun ini berlangsung melalui sinergi berbagai instansi guna memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Kehadiran Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan ibadah haji, khususnya dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian yang berkaitan dengan dokumen perjalanan dan fasilitasi mobilitas jemaah.
Kabid Doklanintaltuskim, Mangatur Hadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan operasional haji tahun 2026, sehingga proses pemulangan jemaah dapat berjalan dengan baik hingga kloter terakhir. "Keberhasilan penyelenggaraan dan pemulangan jemaah haji merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap pelayanan kepada masyarakat, khususnya jemaah haji, dapat terus ditingkatkan pada penyelenggaraan haji di masa mendatang," ujar Mangatur Hadi.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang profesional, termasuk dalam pelaksanaan tugas keimigrasian pada kegiatan berskala nasional seperti penyelenggaraan ibadah haji.
