BLITAR - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono memberikan penguatan integritas sekaligus monitoring program kerja pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar di Kantor Imigrasi Blitar, Kamis (07/05/2026).
Dalam arahannya, Novianto menegaskan bahwa integritas merupakan pondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah, khususnya di lingkungan keimigrasian. Menurutnya, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh sikap aparatur yang jujur, profesional, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.
“Integritas tidak hanya dimaknai sebagai upaya menghindari pelanggaran, tetapi juga komitmen untuk tetap melakukan hal yang benar meskipun tidak berada dalam pengawasan,” ujar Novianto.
Ia juga mengingatkan sejumlah ancaman terhadap integritas, seperti penyalahgunaan wewenang, konflik kepentingan, gratifikasi, pungutan liar, manipulasi data, hingga budaya permisif terhadap pelanggaran kecil. Menurutnya, pembiaran terhadap pelanggaran kecil dapat berkembang menjadi penyimpangan yang lebih besar dan berdampak pada citra organisasi.
Pada kesempatan tersebut, turut dipaparkan capaian kinerja dan program aksi Kantor Imigrasi Blitar, mulai dari capaian PNBP, layanan sosial kepada masyarakat, hingga program ketahanan pangan. Salah satu program yang menjadi perhatian yakni kolaborasi peternakan ayam petelur sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan penguatan produktivitas institusi. Selain itu, Kantor Imigrasi Blitar juga melaksanakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dan pegawai.
Usai kegiatan pemaparan, Novianto Sulastono bersama Kepala Kantor Imigrasi Blitar, Aditya Nursanto melaksanakan survei lokasi kandang ternak ayam sebagai bagian dari monitoring program ketahanan pangan yang tengah dijalankan. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi dan program produktif yang dikembangkan oleh Kantor Imigrasi Blitar.
Dalam kesempatan tersebut, Novianto menilai program ketahanan pangan menjadi langkah positif dalam membangun kreativitas, kemandirian, dan penguatan organisasi. Menurutnya, setiap program dan inovasi harus tetap dijalankan dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme.
Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes kesehatan yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Blitar. Pada kesempatan itu, Novianto Sulastono turut mengawali pemeriksaan kesehatan bersama petugas medis sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesadaran kesehatan bagi pegawai dan masyarakat.
