SURABAYA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Bina Mental Pegawai melalui kegiatan outbound yang digelar di halaman Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur pada Jumat (22/05/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai sebagai bagian dari upaya memperkuat kekompakan, disiplin, serta semangat kebersamaan di lingkungan kerja.
Kegiatan outbound berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta. Berbagai permainan kelompok, tantangan kerja sama tim, serta aktivitas kebersamaan dilaksanakan guna membangun komunikasi yang efektif, meningkatkan solidaritas, serta memperkuat sinergi antarpegawai di lingkungan Kanwil Ditjenim Jawa Timur. Suasana kegiatan berlangsung meriah namun tetap sarat dengan nilai kebersamaan dan kerja sama.
Selain menjadi sarana penyegaran di tengah rutinitas pekerjaan, kegiatan bina mental ini juga bertujuan menumbuhkan karakter pegawai yang tangguh, adaptif, disiplin, dan mampu bekerja secara kolaboratif. Melalui kegiatan tersebut, pegawai diharapkan dapat memiliki semangat kerja yang positif serta mampu menjaga kekompakan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian secara optimal.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono menyampaikan bahwa kegiatan outbound ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kekeluargaan dan meningkatkan semangat kerja seluruh jajaran. Menurutnya, kekompakan dan komunikasi yang baik antarpegawai merupakan salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan harmonis.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pegawai dapat semakin solid, memiliki semangat kebersamaan, serta mampu membangun komunikasi dan sinergi yang baik dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan kerja sama yang kuat, tentunya pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat juga dapat berjalan lebih optimal,” ujar Kakanwil.
Dengan terselenggaranya kegiatan bina mental melalui outbond ini, Kanwil Ditjenim Jawa Timur berharap tercipta lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.
