
SIDOARJO - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, memberikan penguatan kepada jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian dalam rangka menyukseskan program Quick Win Keimigrasian. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Aston Sidoarjo, Kamis (3/9/2026), dan diikuti Kepala Rumah Detensi Imigrasi, Rubiyanto Sugesi, serta seluruh pejabat struktural UPT Keimigrasian se-Jawa Timur. Kakanwil didampingi Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, Mangatur Hadi Putra Simanjuntak.
Dalam arahannya, Novianto menekankan pentingnya implementasi Quick Win secara efektif agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurut dia, program tersebut harus menjadi bagian dari upaya jajaran Imigrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Apabila Quick Win diimplementasikan secara efektif, maka akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Novianto dalam kegiatan tersebut.
Selain peningkatan kualitas layanan, Novianto juga mengingatkan jajaran untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Ia meminta seluruh aparatur bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel serta menghindari praktik yang dapat merugikan masyarakat.
Untuk memperkuat pelaksanaan kebijakan tersebut, kegiatan turut menghadirkan Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jawa Timur, Triyoga Muhtar Habi. Ia memberikan materi terkait pengawasan dan kepatuhan dalam penyelenggaraan pelayanan publik.Kehadiran Ombudsman diharapkan dapat memberikan perspektif bagi jajaran Imigrasi dalam memastikan pelayanan berjalan sesuai standar administrasi dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penguatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong reformasi birokrasi yang bersih dan berintegritas.
Di sisi lain, pemanfaatan teknologi informasi berbasis digital terus didorong untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan data teknis keimigrasian. Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin mudah, transparan, dan akuntabel.
Upaya penguatan Quick Win Keimigrasian ini pada akhirnya diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat.
