
YOGYAKARTA Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur mengikuti kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung pada 8-10 Juli 2026 di El Hotel Yogyakarta Malioboro. Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur diwakili oleh Analis Keimigrasian Muda Hety Rosida dan Pengelola Layanan Operasional Irawati Rahayu, bersama perwakilan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.
Kegiatan yang diikuti oleh Kementerian Haji dan Umrah, kementerian/lembaga, serta berbagai pemangku kepentingan ini bertujuan mengevaluasi penyelenggaraan operasional ibadah haji tahun 2026 sekaligus menyusun rekomendasi untuk penyelenggaraan haji tahun 2027. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Swi Nugroho, memaparkan arah transformasi tata kelola haji yang berorientasi pada pelayanan jamaah yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Pada forum evaluasi, Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur bersama Kantor Imigrasi Kelas | Khusus TPI Surabaya tergabung dalam Komisi B yang membahas layanan dokumen perjalanan, keimigrasian, barang bawaan, dan keselamatan penerbangan.
Hasil pembahasan menyimpulkan bahwa pelayanan keimigrasian pada Embarkasi Surabaya telah berjalan baik berkat sinergi lintas instansi, meski masih diperlukan penyempurnaan pada aspek verifikasi dokumen, sosialisasi kepada jamaah, serta penguatan sistem informasi.
Selain itu, forum juga mengapresiasi keberhasilan penerapan seamless corridor pada proses Debarkasi Surabaya 2026 yang dinilai mampu mempercepat pelayanan kedatangan jemaah melalui koordinasi yang baik antara Direktorat Jenderal Imigrasi, Bea Cukai, pengelola bandara, maskapai penerbangan, dan instansi terkait.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur berkomitmen menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang dihasilkan, termasuk penguatan koordinasi lintas instansi, penyempurnaan SOP pelayanan, serta optimalisasi layanan dokumen perjalanan dan keimigrasian guna mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang semakin efektif, terintegrasi, dan berkualitas pada tahun 2027.
