
SURABAYA – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, bersama jajaran pejabat struktural mengikuti kegiatan Kick Off Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) secara daring pada Kamis (25/06/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah awal pelaksanaan evaluasi SAKIP Tahun 2026 sekaligus memberikan pemahaman mengenai arah kebijakan, mekanisme, serta indikator penilaian yang akan digunakan dalam proses evaluasi. Evaluasi SAKIP diharapkan mampu mendorong peningkatan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang berorientasi pada hasil dan manfaat bagi masyarakat.
Dalam pemaparannya, KemenPANRB menekankan pentingnya keterkaitan antara perencanaan, pengukuran, pelaporan, dan evaluasi kinerja sebagai satu kesatuan yang terintegrasi. Selain itu, instansi pemerintah didorong untuk memastikan setiap program dan kegiatan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan organisasi serta mendukung agenda pembangunan nasional.
KemenPANRB juga menyoroti pentingnya pemanfaatan sistem informasi kinerja yang mampu menyajikan data secara akurat, berjenjang, dan terkini. Sistem informasi yang baik dinilai dapat mendukung proses pengukuran, pemantauan, serta evaluasi kinerja secara lebih efektif dan akuntabel.
Novianto Sulastono menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum bagi jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur untuk terus memperkuat budaya kinerja dan akuntabilitas di lingkungan kerja. Menurutnya, implementasi SAKIP yang baik akan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil.
Melalui kegiatan Kick Off Evaluasi SAKIP 2026 ini, Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan pengelolaan kinerja organisasi guna mewujudkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat.
