
MALANG – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur melalui Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang melaksanakan Sosialisasi Keimigrasian di SMAN 1 Singosari, Jumat (07/08/2026). Kegiatan ini digelar bersama Taruna dan Taruni Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas) sebagai upaya memberikan edukasi keimigrasian sekaligus memperkenalkan pendidikan kedinasan kepada generasi muda.

Kegiatan diawali dengan sambutan perwakilan Kehumasan SMAN 1 Singosari, Izam, yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya sosialisasi keimigrasian di lingkungan sekolah. Sambutan kemudian disampaikan Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Malang, Endra, yang turut mengapresiasi pihak sekolah atas dukungan dan kesempatan yang diberikan kepada jajaran Imigrasi.
Materi keimigrasian disampaikan oleh Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi, Anggi. Dalam paparannya, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai tugas dan fungsi keimigrasian, berbagai layanan keimigrasian, serta peran strategis Imigrasi dalam menjaga kedaulatan negara. Penyampaian materi tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai keberadaan dan peran Imigrasi dalam kehidupan masyarakat.
Selanjutnya, Taruna dan Taruni Poltekimipas memperkenalkan pendidikan kedinasan kepada para siswa. Materi yang disampaikan meliputi profil Poltekimipas, sistem pendidikan, tahapan seleksi penerimaan, kehidupan taruna dan taruni selama menjalani pendidikan, hingga peluang karier di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Antusiasme siswa terlihat dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai keimigrasian maupun pendidikan kedinasan di Poltekimipas. Interaksi tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus motivasi bagi siswa yang memiliki ketertarikan untuk melanjutkan pendidikan kedinasan.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenim Jawa Timur berharap pengetahuan dan pemahaman generasi muda mengenai keimigrasian semakin meningkat, sekaligus membuka wawasan mengenai peluang pendidikan dan karier di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
